Waketum Demokrat Yakin TNI Tak Akan Terlibat Politik Praktis

Posted on
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-210346665559669319-411’); });

Namun, ia menegaskan setiap prajurit TNI yg ingin berkecimpung di dunia politik harus mengundurkan diri dari kedinasan seandainya menjadi peserta pilkada.

Nurhayati dulu mencontohkan putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono yg mundur ketika mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

“Hak bagi memilih dan dipilih dilindungi UUD bahwa setiap WNI tak terkecuali TNI dan Polri milik hak. Tapi konsekuensi logisnya adalah mundur,” kata Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) itu.

Baca: Survei I2: Netralitas TNI, Komunis, dan Senjata Jadi Sorotan Netizen

Presiden Joko Widodo meminta Tentara Nasional Indonesia bagi tak terlibat dalam politik praktis. Jokowi menegaskan bahwa politik TNI adalah politik negara.

Pesan ini disampaikan Jokowi ketika menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 TNI di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017) pagi.

Jokowi berpesan kepada semua prajurit TNI buat patuh dan tunduk cuma bagi kepentingan negara. Ia berpesan supaya TNI tidak masuk ke kancah politik praktis.

“TNI adalah punya nasional yg berada di atas seluruh golongan, yg tidak terkotak-kotak dengan kepentingan politik yg sempit dan tidak masuk ke kancah politik praktis. Yang terus menjamin netralitas politik di NKRI ini,” ujar Jokowi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2017/10/07/06080971/waketum-demokrat-yakin-tni-tak-akan-terlibat-politik-praktis