TKN: 02 Jangan Koar-koar Curang, Tetapi Diajak Adu Data Enggak Berani

Posted on

JAKARTA, – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin gerah dengan sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yg menolak hasil Pemilu 2019.

TKN menantang BPN bagi saling membuka data dokumen C1 masing-masing dan membandingkannya dalam pertemuan pleno terbuka rekapitulasi nasional yg digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami TKN menantang BPN adu data di KPU! Kita buka sesuatu per sesuatu data C1 di segala TPS, 800.000 TPS kalian buka. Kerahkan berapa orang mereka mampu, kita kerahkan berapa orang yg kalian mampu. Kita adu data di KPU,” ujar┬áJuru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga dalam jumpa pers di Posko Cemara, Menteng, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Tuduh Pemilu Curang tetapi Enggan Buktikan di MK, Mau Prabowo Apa?

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

Arya mengatakan, TKN sebenarnya telah mengajak BPN saling adu data di tiap tingkatan rekapitulasi suara.

Mulai dari rekapitulasi di tingkat kecamatan, saksi dari BPN Prabowo-Sandiaga terus menandatangani hasilnya.

Meski demikian, BPN selalu menerus menyebut ada kecurangan saat mereka berada di luar forum rekapitulasi.

“Sekarang kalian tantang, kalau benar 02 milik C1 asli dan menyampaikan ada kecurangan, kita tantang di KPU. Ikut pleno di KPU, tantang di pleno, berani enggak?” ujar Arya.