Tim Jokowi Minta Kubu Prabowo Tak Buru-buru Sebut Ketum PA 212 Dikriminalisasi

Posted on

Selain itu, Arsul meminta BPN Prabowo-Sandiaga tak cuma membuat gaduh perkara ini di media. Dia mengingatkan partai pendukung nomor urut 02 memiliki instrumen di DPR.

Tim Prabowo-Sandiaga dapat memanfaatkan fraksi-fraksi buat menanyakan segera duduk permasalahan masalah ini. Hal ini dinilai lebih konkret daripada sekadar mengeluh di media massa.

“Ketika yg dikerjakan cuma berkomentar ber-statement di media, menurut aku itu tak lebih dari ikhtiar kapitalisasi politik. Taking advantage dari sesuatu perkara yg dipersepsikan keliru,” ujar Arsul.

Sebelumnya, Polresta Surakarta meningkatkan status Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif dari saksi menjadi tersangka.

Baca juga: Dugaan Pelanggaran Kampanye Slamet Maarif dan Pembelaan Kubu Prabowo

Slamet Ma’arif yg juga wakil ketua BPN Prabowo-Sandiaga ini menjadi tersangka atas dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal sebagaimana diatur dalam Pasal 521 atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Kapolresta Surakarta Kombes Ribut Hari Wibowo mengatakan, penetapan tersangka Slamet Ma’arif tersebut sudah melalui tahapan. 

Penyidik Polresta Surakarta sudah melakukan penanganan masalah dugaan pelanggaran kampanye secara profesional.

Sumber:

https://nasional.kompas.com/read/2019/02/12/15023931/tim-jokowi-minta-kubu-prabowo-tak-buru-buru-sebut-ketum-pa-212