Tim Jokowi Minta Kubu Prabowo Tak Buru-buru Sebut Ketum PA 212 Dikriminalisasi

Posted on

JAKARTA, – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani meminta, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak buru-buru menyebut penetapan tersangka Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif sebagai sebuah kriminalisasi.

 

Slamet Ma’arif juga yaitu Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga.   

Menurut Arsul, seharusnya BPN Prabowo-Sandiaga tidak lantas menuding bahwa Pemerintah sedang membungkam lawan politik. Selain itu, Arsul meminta BPN Prabowo-Sandiaga membuat perbandingan yg obyektif terkait perkara ini.

“Jangan kemudian saat ada proses hukum kesimpulannya terkait kebebasan berkespresi. Mari kami lihat apakah Ketua PA 212 itu dari perspektif UU Pemilu ada pelanggaran,”

Baca juga: Kasus Dugaan Pelanggaran Kampanye Jerat Ketum PA 212 Slamet Maarif

“Sebaliknya bandingkan dengan perkara yg sama, masalah yg apple to apple, keterpenuhan pelanggaran pasalnya itu sama, yg diadukan ke polisi tapi tak diproses,” ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Selasa (12/2/2019).