Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Finance Highlights

Informasi Nasional Akurat Terpercaya

img

Sinyal Smartfren Cakupi 72 Persen Manado

/
/
/
74 Views

MANADO, – PT Smatfren Telecom melakukan uji mencoba jaringan di Kota Manado, Sulawesi Utara dan sekitarnya, Kamis (7/12/2017). Hasilnya, daya cakup (coverage) jaringan Smartfren di Kota Manado dan sekitarnya baik dan dapat layanannya dapat diterima oleh konsumen atau pengguna.

Uji jaringan di Kota Manado dan daerah sekitarnya dikerjakan dengan menjelajah memakai kendaraan, dari akan hotel tempat wartawan menginap, yakni Four Point di kawasan Boulevard hingga ke luar kota, seperti Tomohon, Kawangkoan, Langoan, Tondano.

Menurut Vice President (VP) Technology Relations PT Smartfren Telecom, Munir Syahda Prabowo, secara umum sinyal Smartfren di Kota Manado dan daerah sekitarnya relatif baik. Di Kota Manado sendiri, cakupan sinyal Smartfren mencapai 72 persen wilayah.

Sedangkan di kota sekitarnya, seperti Minahasa dan Tondano, sebanyak 60 persen layanan Smartfren dapat menutupi kebutuhan internet penggunanya.

Vice President (VP) Technology Relations PT Smartfren Telecom, Munir Syahda Prabowo ketika melakukan presentasi hasil uji jaringan Smartfren di Hotel Four Points, Manado, Kamis (7/12/2017)./ Farid Assifa Vice President (VP) Technology Relations PT Smartfren Telecom, Munir Syahda Prabowo ketika melakukan presentasi hasil uji jaringan Smartfren di Hotel Four Points, Manado, Kamis (7/12/2017).

Lalu memasuki kawasan Tomohon, Kawangkoan dan Langoan, jaringan Smartfren masih bagus. Hanya saja, ada dua titik, terutama di jalan berkelok dan berbukit, jaringan Smartfren lemah.

Munir mengakui, memang sejumlah titik yg dilewati dari Tomohon hingga Tondano, jaringan Smartfren lemah.

Dia menyebutkan, lemahnya sinyal di titik itu karena beberapa hal. Pertama, letak geografisnya pegunungan dan berkelok sehingga menyebabkan sinyal dari Base Transceiver Station (BTS) terhalang.

Jika memasang banyak BTS di daerah itu, sementara pengguna Smartfren minim, maka mulai sangat membebani.

Kendati demikian, pihaknya tetap berusaha buat memperkuat jaringan di daerah berbukit dan berkelok.

Munir mengatakan, buat memasang BTS, hal yg menjadi salah sesuatu pertimbangan adalah nilai keekonomisan. Menurut Munir, seandainya di daerah tertentu, pengguna Smartfren minim atau cuma sekadar lewat, maka secara ekonomi sulit buat mendapat return atau balik modal.

Baca juga : Kartu Perdana Baru Smartfren, Rp 30.000 Kuota 6 GB

“Masang BTS harus ekonomis. Minimum ada return,” kata Munir usai uji jaringan.

Namun demikian, kata Munir,

Sementara kecepatan unduh di Kota Manado dan seluruh rute yg dilewati sebesar 4 hingga 5 Mbps. Munir mengatakan, uji jaringan sendiri selain menggunakan alat internal Smartfren sendiri, juga memakai alat ukur independen, seperti Nperf. Hasil uji jaringan dengan kedua alat tersebut rata-rata bagus.

Bukan CDMA lagi

Dalam kesempatan itu, Munir menyatakan bahwa Smartfren ketika ini telah bukan lagi operarot CDMA, melainkan LTE (4G). Hal itu, kata Munir, perlu ditegaskan kembali agar masyarakat paham. Sebab, menurut dia, selama ini ada sebagian masyarakat yg masih menganggap bahwa Smartfren itu operator CDMA.

“Bahkan ada seorang artis yg masih menganggap bahwa Smartfren itu operator CDMA. Dia menyebut LTE CDMA. Padahal bukan. LTE ya LTE. Smartfren telah bukan lagi CDMA,” kata Munir.

Baca juga : CDMA Smartfren Ditutup Selamanya, Bagaimana Nasib Pelanggan?

Kata dia, ketika ini CDMA telah dihapus. Kartu Smartfren tak lagi support buat CDMA. Begitu juga handset Smartfren bukan lagi CDMA, melainkan LTE.

“Ponsel yg mendukung Smartfren LTE di Indonesia telah banyak. Bahkan, mayoritas telah mendukung Smartfren LTE,” tandas Munir.

Hingga September 2017, jumlah pelanggan Smartfren secara nasional diklaim mencapai 12,6 juta. Sebanyak 9,1 juta di antaranya adalah pengguna Smartfren 4G LTE. Sisanya masih dalam proses peralihan dari 2G/3G ke 4G.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2017/12/08/07410017/sinyal-smartfren-cakupi-72-persen-manado-

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

It is main inner container footer text