[Populer Megapolitan] Order Fiktif Go-Jek, Raup Rp 10 Juta Sehari I Polisi Panggil Mantan Pembalap Alex Asmasoebrata I Parkir Di Tanah Abang Rp 25.000

Posted on

1. Order fiktif Go-Jek

Polisi mengungkap perkara order fiktif Go-Jek yg dikerjakan empat orang tersangka pelaku, Rabu (13/2/2019) kemarin. Dalam sehari komplotan itu dapat meraup Rp 10 juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, empat tersangka order fiktif Go-Jek berinisial RP (30), CA (20), RW (24), dan KA (21) itu sudah melakukan aksinya sejak November 2018.

Masing-masing tersangka memiliki 15-30 akun yg bisa melakukan transaksi perjalanan hingga 24 kali dalam sesuatu hari. Dalam 24 kali perjalanan itu, sesuatu akun mampu memperoleh keuntungan Rp 350.000. Sehingga, masing-masing tersangka mampu mendapatkan keuntungan mencapai Rp 10 juta per hari.

“Satu orang itu mempunyai dua akun (Go-Jek), ada yg milik 15 akun, 20 akun, dan 30 akun. Kalau total sesuatu orang dapat mendapatkan Rp 7 juta-10 juta memakai sesuatu akun,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya kemarin.

Argo menjelaskan, tersangka melakukan order fiktif memakai telepon genggam dalam sesuatu rumah.

Telepon genggam tersebut sudah diinstal sebuah software khusus yg mampu membuat seolah-olah terjadi transaksi antara penumpang dan pengendara ojek online.

Bagaimana persisnya mereka melakukan hal itu? Silakan baca beritanya di; Order Fiktif Go-Jek.

2. Polisi Panggil Mantan Pembalap Alex Asmasoebrata

Polda Metro Jaya memanggil mantan pembalap Alex Asmasoebrata bagi dimintai informasi terkait dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik.