Pihak Romahurmuziy Siap Hadapi Kasusnya Di Sidang Perkara Pokok

Posted on

JAKARTA, – Pengacara tersangka perkara dugaan suap di Kementerian Agama Romahurmuziy, Maqdir Ismail mengatakan, langkah mencabut praperadilan bukan berarti kliennya tersebut mengaku bersalah menerima suap.

Menurut Maqdir, Romahurmuziy atau Romy cuma ingin menghadapi perkara hukumnya dalam sidang pokok perkara.

“Oh tidak, tak ada urusan dengan itu. Soal pencabutan ini, dia (Romy) katakan, telah lah, dibacakan atau tak dibacakan putusan, kami terima. Kita hadapi di masalah pokok,” kata Maqdir ketika ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Dua Tersangka Kasus Romahurmuziy Segera Disidang

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-5112’); });

Maqdir juga membantah seandainya pencabutan gugatan praperadilan ini karena Romy takut disebut melawan KPK. Menurut Maqdir, sejak awal Romy dan kuasa hukum menilai penetapan tersangka dan penyelidikan yg dikerjakan KPK tak sah.

Menurut Maqdir, gugatan praperadilan adalah hak yg dijamin undang-undang untuk pencari keadilan.