Penyakit Jantung Tinggi Pengaruh Dari Gaya Hidup

Posted on

Jakarta – Meningkatnya penderita penyakit jantung di Indonesia, tak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat.

Prof. Dr. dr. Idrus Alwi, Sp.PD, KKV, FACC, FESC Dokter Spesialis Kardiovaskular dari Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC), mengatakan, kemajuan teknologi yg membuat segala serba mudah, membuat kalian kurang dalam bergerak, kurang olah raga, stress, belum lagi kebiasaan merokok dan minuman alkohol.

“Gaya hidup seperti ini yg pada akhirnya memunculkan degenerative, salah satunya penyakit jantung. Di RS MMC, dari keseluruhan pasien penyakit jantung, sebagian besar adalah pasien yg menderita penyakit jantung dikarenakan gaya hidup, bukan karena genetic,” kata Idrus Alwi, Jakarta, Kamis, (10/10/2019).

Data World Heart Federation (WHF) menyebutkan bahwa penyakit jantung sebagai pembunuh nomor sesuatu di dunia dengan membunuh lebih dari 17 juta jiwa setiap tahunnya, yg diperkirakan mulai meningkat menjadi 23,3 juta jiwa di tahun 2030.