Pemerintah Rusia Kacaukan GPS, Tarif Taksi 28 Km Jadi Rp 54 Juta

Posted on

РPengguna taksi di Moscow, Rusia mendapati tarif ketika memakai layanan taksi membengkak akibat kesalahan penghitungan jarak yg terlampau jauh ribuan kilometer. Kesalahan deteksi lokasi bukan sengaja diatur pada argo taksi, hal ini akibat gangguan pada global positinoing system ( GPS).

Beberapa media di Rusia menyebut pemerintah sengaja membuat gangguan pada GPS buat mencegah serangan terhadap pejabat tinggi.

Melalui media sosial, warganet Rusia saling membagi tangkapan layar (screenshot) yg memamerkan keselahan deteksi lokasi. Salah satunya memamerkan seandainya lokasi mereka berada di nol derajat garis bujur dan nol derajat garis lintang di Samudra Atlantik lepas pantai Afrika Barat.

Tangkapan layar (screen shots) yg menunjukan salah identifikasi lokasi yg mempengaruhi lonjakan tarif taksi BBC Tangkapan layar (screen shots) yg menunjukan salah identifikasi lokasi yg mempengaruhi lonjakan tarif taksi

Pengguna yang lain di Twitter membagi screenshot tarif taksi dari pusat Moskow ke Bandara Sheremetyevo yg cuma berjarak 28 km sebesar 232.924 rubel (sekitar Rp 54,7 juta), ada pula yg mencapai 268.820 rubel (sekitar Rp 63,2 juta).

Jurnalis dan pengulas teknologi, Eldar Murtazin menduga seandainya kekacauan GPS ini disengaja karena seorang pejabat tinggi sedang melewati lokasi tersebut sehingga sistem GPS dibuat menjadi kacau.

Baca juga : Apa Itu GPS dan Cara Kerjanya

Sementara itu, dua perusahaan transportasi mengkonfirmasi ke para penggunanya seandainya sudah terjadi gangguan pada GPS. Salah sesuatu perusahaan taksi online menyampaikan penghitungan tarif dikerjakan secara manual akibat tagihan tarif yg terlalu tinggi.