Musim Dingin Memberikan Efek Pada Warna Mata

Posted on

Jakarta – Bagi sebagian orang, suhu yg lebih dingin dan hari-hari yg lebih singkat mengingatkan pada malam yg indah dan nyaman.

Namun, untuk yg lain, musim dingin dapat sangat menyedihkan. Sekarang, para ilmuwan menyampaikan mereka mungkin memiliki petunjuk mengapa dua orang menderita gangguan afektif musiman (SAD) sementara yg yang lain tidak.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, warna mata mungkin memainkan peran penting. Penelitian baru, yg diterbitkan tahun dulu di Open Access Journal of Behavioral Science & Psychology, menemukan bahwa orang dengan mata biru atau cerah cenderung mendapat skor lebih rendah pada kuesioner yg dirancang buat menyaring variabilitas musiman dalam suasana hati, berat badan, selera makan, tidur, dan sosial aktivitas.

Studi ini melibatkan 175 mahasiswa sarjana dan pascasarjana dari Wales Selatan dan Siprus, dengan usia rata-rata 24 tahun.