Menilik Dampak Kemacetan Imbas Dua Rekayasa Lalin Di Tanah Abang

Posted on

Baca juga: Catat, Ini Rekayasa Lalu Lintas Selama Penutupan Jalan di Tanah Abang

Rekayasa lalin tahap dua

Belum genap sebulan rekayasa lalin tahap pertama diberlakukan, Pemprov DKI Jakarta kembali melakukan rekayasa lalin tahap kedua.

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat menutup putaran yg ada di depan Blok A Tanah Abang.

Penutupan ini pertama kali dikerjakan pada Selasa (9/1/2018). Adapun waktu penutupannya akan dari jam 12.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Pengumuman penutupan putaran tersebut dipasang Sudinhub Jakpus tepat di sebelah jalan memutar di depan Blok A dari arah Cideng dan Roxy.

Akses berputar di depan Blok A ditutup sejak pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB. Pengendara diimbau berputar di bawah Fly Over Karet atau Jalan KH Wahid Hasyim. Foto diambil Rabu (10/1/2018).Ridwan Aji Pitoko/ Akses berputar di depan Blok A ditutup sejak pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB. Pengendara diimbau berputar di bawah Fly Over Karet atau Jalan KH Wahid Hasyim. Foto diambil Rabu (10/1/2018).

“Penataan bersama kawasan Tanah Abang akan Selasa 9 Januari 2018 pukul 12.00 sampai dengan 18.00 putaran sisi utara Blok A ditutup, dialihkan berputar di bawah Fly Over Karet/Jalan KH Wahid Hasyim,” tulis pengumuman tersebut seperti dilihat , Rabu (10/1/2018).

Adapun tujuan rekayasa lalin tahap beberapa tersebut adalah bagi mengurangi kepadatan di Blok A dan Blok B yg menjadi penyebab kemacetan di blok-blok lainnya di Tanah Abang.

Baca juga: Rekayasa Lalin di Dekat Stasiun Sudirman Baru Akan Dievaluasi

Namun, dari pantauan di lokasi, kemacetan tersebut tidak kunjung terurai kendati putaran di depan Blok A telah ditutup. Banyaknya kendaraan dari Jalan Fachrudin, Jalan KH Wahid Hasyim, dan dari arah Blok G, serta Blok F membuat kemacetan tidak terhindarkan.

“Tambah macet deh ini ditutup. Kenapa sih ditutup-tutup segala?” tanya salah seorang sopir pikap ketika melintas di depan Blok A, Rabu (10/1/2018).

Porter di Pasar Tanah Abang masih nekat menerobos traffic cone yg digunakan bagi menutup akses berputar kendaraan di depan Blok A, Rabu (10/1/2018).Ridwan Aji Pitoko/ Porter di Pasar Tanah Abang masih nekat menerobos traffic cone yg digunakan bagi menutup akses berputar kendaraan di depan Blok A, Rabu (10/1/2018).

Kasudinhub Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak pun mengakui kalau rekayasa lalin tahap beberapa ini tidak serta merta segera mampu mengurangi kemacetan di sekitar kawasan Blok A.

“Ya itu kan segala nanti harus dilihat dan dievaluasi. Harapannya kita sih ini dapat memberikan kemudahan dan kelancaran di jalan,” kata Harlem kepada .

Harlem menambahkan, sama seperti rekayasa lalin di Jalan Jatibaru Raya, rekayasa lalin tahap beberapa ini selalu dievaluasi setiap harinya apakah dapat mengurangi kemacetan atau tidak.

“Ini belum tahu sampai kapan, yg jelas setiap hari kita evaluasi, kalian lihat semuanya apakah memberikan kelancaran di jalan atau tidak,” tutur Harlem.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });
TV Jalan Jati Baru yg ditutup pada jam tertentu yaitu jalan provinsi.

Sumber:

http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/13/06584911/menilik-dampak-kemacetan-imbas-dua-rekayasa-lalin-di-tanah-abang