KPK Ungkap Peran Empat Tersangka Baru Dalam Kasus Korupsi E-KTP

Posted on
Miryam S Haryani seusai menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (23/10/2017)./ABBA GABRILLIN Miryam S Haryani seusai menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (23/10/2017).

Saut memaparkan, pada Mei 2011, setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat dan Kementerian Dalam Negeri, Miryam S Haryani meminta 100.000 dollar Amerika Serikat (AS) kepada Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil ketika itu, Irman.

“Permintaan itu disanggupi dan penyerahan uang dikerjakan di sebuah SPBU di Pancoran, Jakarta Selatan, melalui perwakilan MSH (Miryam),” kata Saut dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Menurut Saut, Miryam juga meminta uang dengan kode “uang jajan” kepada Irman. Permintaan itu mengatasnamakan rekan-rekannya di Komisi II yg mulai reses.

“Sebagaimana sudah muncul di fakta persidangan dan pertimbangan hakim dalam masalah dengan terdakwa Setya Novanto, MSH diduga diperkaya 1,2 juta dollar AS terkait proyek e-KTP ini,” kata Saut.

Baca juga: Menurut Jaksa, Novanto Perkaya Gamawan, Miryam, hingga Ade Komarudin

2. Isnu Edhi Wijaya

Sumber:

https://nasional.kompas.com/read/2019/08/13/19304971/kpk-ungkap-peran-empat-tersangka-baru-dalam-kasus-korupsi-e-ktp