Konsumsi Rokok Tinggi Jadi Beban Ekonomi

Posted on

Jakarta – Konsumsi rokok yg tinggi telah tak mampu diremehkan lagi.

Konsumsi rokok yg sangat tinggi menjadi beban ekonomi, baik secara perseorangan maupun secara kumulatif kerugian ekonomi makro negara.

Kerugian ekonomi secara perorangan pada perokok sendiri biasanya tak terlalu disadari, padahal biaya buat beli rokok seandainya ditotal setiap tahun pada seorang perokok aktif mampu sangat besar, merupakan sekitar Rp6.339.320 per tahun bagi harga rokok rata-rata di Indonesia 17.368 (Centers for Disease Control and Prevention).

Sementara itu, secara total, kerugian makro ekonomi akibat konsumsi rokok di Indonesia pada 2015 mencapai hampir Rp 600 triliun atau empat kali lipat
lebih dari jumlah cukai rokok pada tahun yg sama.

Kerugian ini meningkat 63 persen dibanding kerugian beberapa tahun sebelumnya.