free stats

Kendala Transaksi E-Money, Ini Solusi Jasa Marga

category

Jakarta, Otomotif – Pelaksanaan transaksi non tunai di jalan tol mendapat dua keluhan dari konsumen pengguna uang elektronik ( e-Money). Mulai dari persoalan struk pembayaran yg kadang habis, mesin tapping yg kurang responsif atau lemot, sampai jarak tapping yg masih sulit dijangkau oleh sebagian pengendara.

Menanggapi keadaan ini, Herry Trisaputra Zuna Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPTJ) PT Jasa Marga (persero) Tbk, menjelaskan, dua keluhan telah ditampung dan didiskusikan buat perbaikan di lapangan.

“Kita telah dengar (keluhan) memang, tetapi kalian kumpulkan dulu. Kita upayakan ada perbaikan dalam waktu singkat, ketika ini kami pelajari dahulu dua yg dapat dicari solusinya,” kata Herry kepada Otomotif, Selasa (12/9/2017).

Upgrade

Menurut Herry, buat persoalan mesin pembaca kurang sensitif memang ada di dua gerbang tol. Namun Herry pun telah meminta pihak bank dan vendor agar langsung menarik dan mengganti yg baru.

Baca : Fix, Mulai 31Oktober Jasa Marga Tolak Tunai

“Kita telah minta bagi di-upgrade agar bisa comply dengan kartu elektronik yg ada ketika ini, karena itu kan bukan dari kami. Memang ada dua reader yg perlu diganti, kalau tak salah jumlahnya sekitar 100-an unit,” ucap Herry.

Pintu GTO di CibuburStanly/Otomotif Pintu GTO di Cibubur

Sebelumnya, Direktur Operasional II PT Jasa Marga Tbk, Subakti Syukur, juga menjelaskan hal senda. Selain reader, Jasa Marga juga sedang meminta pihak bank buat menarik kartu e-money lawas karena dianggap telah kedaluwarsa.