Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Finance Highlights

Informasi Nasional Akurat Terpercaya

img

Kendala Transaksi E-Money, Ini Solusi Jasa Marga

/
/
/
25 Views

category

Jakarta, Otomotif – Pelaksanaan transaksi non tunai di jalan tol mendapat dua keluhan dari konsumen pengguna uang elektronik ( e-Money). Mulai dari persoalan struk pembayaran yg kadang habis, mesin tapping yg kurang responsif atau lemot, sampai jarak tapping yg masih sulit dijangkau oleh sebagian pengendara.

Menanggapi keadaan ini, Herry Trisaputra Zuna Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPTJ) PT Jasa Marga (persero) Tbk, menjelaskan, dua keluhan telah ditampung dan didiskusikan buat perbaikan di lapangan.

“Kita telah dengar (keluhan) memang, tetapi kalian kumpulkan dulu. Kita upayakan ada perbaikan dalam waktu singkat, ketika ini kami pelajari dahulu dua yg dapat dicari solusinya,” kata Herry kepada Otomotif, Selasa (12/9/2017).

Upgrade

Menurut Herry, buat persoalan mesin pembaca kurang sensitif memang ada di dua gerbang tol. Namun Herry pun telah meminta pihak bank dan vendor agar langsung menarik dan mengganti yg baru.

Baca : Fix, Mulai 31Oktober Jasa Marga Tolak Tunai

“Kita telah minta bagi di-upgrade agar bisa comply dengan kartu elektronik yg ada ketika ini, karena itu kan bukan dari kami. Memang ada dua reader yg perlu diganti, kalau tak salah jumlahnya sekitar 100-an unit,” ucap Herry.

Pintu GTO di CibuburStanly/Otomotif Pintu GTO di Cibubur

Sebelumnya, Direktur Operasional II PT Jasa Marga Tbk, Subakti Syukur, juga menjelaskan hal senda. Selain reader, Jasa Marga juga sedang meminta pihak bank buat menarik kartu e-money lawas karena dianggap telah kedaluwarsa.

“Ada dua kartu lawas keluaran pertama yg kami minta tarik, itu keluaran 2008 sampai 2010 karena telah kedaluwarasa. Jadi ketika digunakan mesin bacanya lama, tak cepat,” ucap Subakti.

Baca : Keluhan Pengguna Transaksi Non Tunai di Jalan Tol

Tombol Khusus

Sedangkan bagi persoalan ketersediaan bukti pembayaran, Herry telah memilik solusi yg sesaat lagi bersiap diterapkan.

Sejumlah kendaraan antre di gerbang tol Cibubur Utama, Jakarta Timur, Kamis (7/9). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sudah mengeluarkan surat keputusan menghilangkan gerbang tol Cibubur dan Cimanggis akan 8 September 2017, hal tersebut bertujuan buat mengurai kemacetan pada ruas tol Jakarta, Bogor dan Ciawi (Jagorawi). ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/aww/17.ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya Sejumlah kendaraan antre di gerbang tol Cibubur Utama, Jakarta Timur, Kamis (7/9). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sudah mengeluarkan surat keputusan menghilangkan gerbang tol Cibubur dan Cimanggis akan 8 September 2017, hal tersebut bertujuan bagi mengurai kemacetan pada ruas tol Jakarta, Bogor dan Ciawi (Jagorawi). ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/aww/17.

“Dari hasil pengamatan kami, ada dua pengguna yg tak butuh struk, jadi tidak jarang mereka tak ambil atau segera dibuang. Kita berinisiatif bagi membuat tombol khusus, jadi bila konsumen butuh struk tinggal tekan tombol, kalau tak ya tak usah,” ujar Herry.

Jarak Ideal

Sementara bagi persoalan jarak kendaraan dengan mesin tapping dinilai telah ideal, tetapi bila memang ada keluhan Herry mulai kembali meninjau ulang.

“Standar kami untuk sesuai dimensi kendaraan, sekarang juga telah ada alat bantu buat transaksi itu kan ( tongtoll). Tapi oke, ini jadi catatan kami, nanti mulai kembali dievaluasi lagi,” kata Herry.


Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2017/09/12/180200415/kendala-transaksi-e-money-ini-solusi-jasa-marga

title

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

It is main inner container footer text