Jelang HUT RI, Flores Barat Gencarkan Promosi Kearifan Lokal

Posted on

Selain itu, ada Festival Kokor Gola (masak air nira menjadi gula merah semut) yg juga yaitu suatu warisan leluhur orang Kolang. Festival Kokor Gola melibatkan warga pengrajin Kokor Gola dari berbagai Desa di wilayah Kecamatan Kuwus.

Pemerintah Kecamatan Kuwus mengembangkan wisata Liat Gola khas Kolang sebagai salah destinasi alternatif di wilayah bagian utara dari Manggarai Barat. Rencana kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Kamis, 15 Agustus 2019 di Golowelu, Ibukota Kecamatan Kuwus.

Baca juga: Menjelajahi Obyek Wisata di Pantai Utara Flores, Indahnya…

“Orang Kolang sangat terkenal dengan tradisi Kokor Gola sebagai salah sesuatu penunjang kehidupan dari warga pengrajin Gola Merah di wilayah Kedaluan Kolang. ada yg menyebut bahwa Hale Kolang Kokor Gola, dan kini Ngo Hale Kolang, Ngo Lait Gola Kolang (pergi ke Kolang buat melihat cara memasak air nira menjadi gula merah semut, pergi ke Kolang, pergi lait gola Kolang),” jelasnya.

Selanjutnya ada Festival Sasi (caci). Dialek Kolang bagi menyebut Caci adalah Sasi. Selama ini dialek Caci yaitu dialek khas dari Manggarai. Tiap-tiap Suku di wilayah Manggarai Barat dan Manggarai Raya pada umumnya memiliki dialek tersendiri.

Festival Sasi tingkat Kecamatan Kuwus dikerjakan oleh siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kecamatan Kuwus.

“Saya berharap pementasan musik tradisional dan festival ini, kami mewariskan dan internalisasi nilai kebudayaan kearifan lokal Manggarai Barat, khususnya dan Indonesia pada umumnya. Saya juga berharap kegiatan ini tiap tahun dilaksanakan di Kecamatan Kuwus. Kita menanamkan nila budaya untuk generasi penerus Bangsa yg ada di wilayah Kecamatan Kuwus dan Manggarai Barat pada umumnya,” jelasnya.

Sumber:

https://travel.kompas.com/read/2019/08/14/110716127/jelang-hut-ri-flores-barat-gencarkan-promosi-kearifan-lokal