Jelang HUT RI, Flores Barat Gencarkan Promosi Kearifan Lokal

Posted on

LABUAN BAJO, — Pemerintah Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur gencar mempromosikan kearifan lokal. Atraksi budaya dan seni tari dipentaskan di Golowelu, ibu kota Kecamatan Kuwus.

Peserta dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas ikut serta dalam berbagai pementasan tersebut. Pelajar Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) ikut serta dalam pementasan musicktradisional seperti Sanda dan Mbata. Sedangkan pelajar Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan se-Kecamatan Kuwus ikut dalam pementasan Sasi (caci) tradisional yg diwariskan leluhur orang Kolang.

selain itu, ada festival Kokor Gola (masak air nira menjadi gula merah semut) yg menjadi kebanggaan orang Kolang. Hal tersebut dijelaskan Camat Kuwus, Fransiskus Male, kepada , Rabu, (14/8/2019).

Baca juga: Beo Runa, Pusat Peradaban Minangkabau di Flores Barat (1)

Male menjelaskan, ini yaitu rangkaian pagelaran tradisional dalam memeriahkan Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Selain atraksi seni, ada pula pertandingan di bidang olah raga seperti bola voli.

Salah sesuatu atraksi paling ramai adalah festival musik tradisional dan seni tari, Sanda dan Mbata. Seni musik dan tari ini selalu dilestarikan lewat anak-anak usia sekolah agar keberlanjutan dan keberlangsungan selalu tejaga dengan baik sebagai identitas dari orang Manggarai. Pementasan musik dan seni tari tradisional ini dikerjakan sebagai ajang buat mempromosikan pariwisata berbasis budaya di wilayah bagian utara dari Kabupaten Manggarai Barat.

“Banyak potensi pariwisata di wilayah Utara dari Manggarai Barat yg selalu dikembangkan dan dipromosikan secara selalu menerus. Pariwisata berbasis budaya, ekologi tersebar di wilayah bagian utara dari Manggarai Barat, termasuk di wilayah Kecamatan Kuwus dan Kuwus Barat,” jelasnya.