Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Finance Highlights

Informasi Nasional Akurat Terpercaya

Jalan Pinang-Margonda, Depok, Rawan Aksi Pelecehan Seksual

/
/
/
17 Views

category

DEPOK, – Aksi pelecehan seksual marak terjadi di Jalan Pinang yg berlokasi di kawasan Margonda, Depok belakangan ini. Sejumlah perempuan muda dikabarkan sudah menjadi korban, salah satunya D (23).

D menyatakan peristiwa terakhir yg dialaminya terjadi pada Senin (11/9/2017) lalu. Ia mengaku telah beberapa kali menjadi korban pelecehan seksual di Jalan Pinang itu. Peristiwa  pertama terjadi sekitar Juni 2017.

“Enggak hanya saya. Ada teman kosan yg pernah kena juga,” ujar D ketika ditemui di Mapolres Kota Depok, Selasa. 

D tiba ke Mapolres Kota Depok bagi melaporkan kejadian yg dialaminya itu. Ia berharap pelaku dapat ditangkap sehingga tak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari.

Baca juga: Kemensos: Banyak Anak Berhadapan dengan Hukum karena Pelecehan Seksual

“Karena telah banyak (korban) yg kena. Cuma enggak berani ngelapor,” ujar karyawati ini.

Di Jalan Pinang dan sekitarnya banyak rumah kos khusus perempuan. Penghuninya rata-rata mahasiswi dan karyawati, tidak terkecuali D.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-210346665559669319-411’); });

D menuturkan peristiwa terakhir yg dialaminya terjadi ketika ia sedang berjalan kaki melintas di Jalan Pinang. Tiba-tiba ada seorang pengguna sepeda motor mendekat dan segera meraba dada D. Kejadian tersebut berlangsung cepat.

Setelah meraba dada D, pengguna sepeda motor tersebut segera kabur. D sempat berteriak. Namun situasi di lingkungan sekitarnya sedang sepi. Tak ada orang yg dapat menghentikan laju sepeda motor pelaku.

Kendati demikian, D sempat menghafal pelat nomor maupun macam kendaraan yg dipakai pelaku. Pelaku diketahui memakai sepeda motor matic Honda Beat warna hitam dengan pelat nomor B 3720 EAA.

“Samping kiri motornya ada stiker tulisan Metalica hanya telah terkelupas,” kata D.

Menurut D, pola aksi yg digunakan pelaku ketika peristiwa yg terakhir itu sama persis dengan yg digunakan pelaku pada peristiwa yg pertama, maupun yg dialami teman D lainnya. Pada beberapa peristiwa yg terjadi pelaku terus memakai helm.

D tidak mengetahui persis apakah mereka adalah orang yg sama. Pada peristiwa yg pertama, pelaku memakai motor matic Honda Vario warna putih.

“Kalaupun orangnya beda, kayaknya mereka masih sesuatu kelompok,” kata D.

Sumber:

http://megapolitan.kompas.com/read/2017/09/13/07062531/jalan-pinang-margonda-depok-rawan-aksi-pelecehan-seksual

title

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

It is main inner container footer text