Indonesia Bisa Memimpin Pengurangan Sampah Plastik

Posted on

Jakarta – Laporan UN Environment terbaru berjudul Single-use Plastic, A Roadmap for Sustainability menyebutkan kantong plastik dan styrofoam adalah plastik yg paling bermasalah dalam pencemaran lingkungan.

Ini juga dibuktikan dengan temuan-temuan lapangan saat dikerjakan “clean up” di berbagai lokasi. Ocean Conservancy menyebutkan 10 produk plastik yg ditemukan di berbagai pantai, termasuk di antaranya kantong plastik. Hal ini juga senada dengan kegiatan “waste audit” yg dikerjakan oleh Greenpeace Indonesia dalam beberapa tahun terakhir di Jakarta Kepulauan Seribu yg juga menyebut kantong plastik sebagai salah sesuatu produk yg banyak ditemukan terdampar di pantai dan pesisir.

Sebagai salah sesuatu ibukota negara yg memiliki wilayah kepulauan, DKI Jakarta juga tak luput dari permasalahan ini. Riset yg dikerjakan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) menemukan bahwa konsumsi kantong plastik mencapai 240 – 300 juta lembar per tahun, atau 1.900 – 2.400 ton per tahun, setara dengan berat 124 bus TransJakarta.