Indeks Demokrasi Di DKI Jakarta Alami Penurunan, Ini Penyebabnya

Posted on

JAKARTA,  — Indeks demokrasi di Provinsi DKI Jakarta mengalami penurunan dalam laporan Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2016. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, indeks demokrasi di Jakarta turun dari 85,32 poin pada 2015 menjadi 70,85 poin pada 2017.

“Penurunan signifikan di DKI terjadi di segala aspek,” ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS M Sairi Hasbullah dalam peluncuran Indeks Demokrasi Indonesia 2016 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Menurut Sairi, setidaknya ada tiga indikator yg menyebabkan penurunan. Pertama, penurunan akibat terjadinya demo atau mogok yg disertai kekerasan yg cukup tinggi.

Demo yg terjadi sejak awal hingga akhir 2016 dinilai cukup signifikan menurunkan tingkat indeks demokrasi.

Baca juga: 10 Daerah Raih Penghargaan Indeks Demokrasi Indonesia

Faktor lainnya adalah kaderisasi parpol yg mengalami penurunan signifikan. Partai politik sebagai lembaga demokrasi dinilai tidak cukup baik dalam melakukan kaderisasi sehingga membuat aspek hak-hak politik di DKI Jakarta menurun.

Kemudian, faktor lainnya, menurut Sairi, adalah transparansi dalam bidang anggaran, yakni pada pengelolaan APBD.

“Pada 2015, DKI adalah provinsi paling transparan. Namun, pada 2016 akhir, ada penurunan transparansi APBD 2016,” kata Sairi.