free stats

Honor Sebut Tidak Punya Produk “Black Market” Di Indonesia

JAKARTA, – Mulai tahun depan, pemerintah Indonesia mulai menerapkan sistem bagi memblokir peredaran ponsel ilegal alias ” black market” (pasar gelap).

Regulasi ini diatur oleh Kementrian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yg mulai menyiapkan sistem Device Identification, Registration, and Blocking System (DIRBS).

Sistem itu nantinya mulai memblokir segala perangkat dari pasar gelap melalui nomor International Mobile Equipment Identity ( IMEI) ponsel. Menanggapi hal itu, brand pendatang baru Honor sesumbar seandainya mereka tak memiliki produk ilegal.

“Sejak awal, Honor memang tak milik produk black market karena kalian mengendalikan keluarnya produk,” saya James Yang, President of Honor Indonesia usai peluncuran Honor 8X di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Menurut James, seandainya ada produk ilegalnya masuk ke Indonesia, angka kepemilikan Honor di Indonesia pasti jauh lebih tinggi.

Honor, menurut James, mulai tetap bermain sesuai aturan, baik ada atau tidaknya regulasi terkait identifikasi ponsel via IMEI yg dicanangkan pemerintah.