free stats

Hak Kesehatan Anak Pada Jaminan Kesehatan Nasional

Jakarta – Anak yaitu aset dan tunas bangsa yg menjadi generasi penerus pembangunan dan pemimpin masa depan bangsa.

Untuk itu, segala anak, tanpa terkecuali buat anak yg berkebutuhan khusus (disabilitas), memerlukan keadaan yg baik, nyaman, aman dan menjamin tumbuh kembang secara layak dan optimal secara layak dan optimal, baik fisik, mental maupun sosial. Pemenuhan terhadap kebutuhan anak tersebut perlu diakomodasi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yg sudah dijalankan sejak tahun 2014.

JKN yaitu program strategis nasional dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, termasuk di dalamnya adalah kebutuhan anak. Anak yg sehat yaitu modal dasar dalam membangun sebuah peradaban yg maju dan berkebudayaan.

Total kepesertaan anak dalam program JKN per 17 Agustus 2018 mencapai 28,98 persen dari jumlah kepesertaan JKN sebanyak 201.027.362 jiwa, namun dalam
pelaksanaannya masih terdapat dua kendala, diantaranya terkait manfaat yg sesuai dengan kebutuhan perlindungan dasar kesehatan anak, peningkatan pelayanan kesehatan, sinkronisasi data, kepesertaan dan memperluas sosialisasi.

Perlu diketahui, ada sekitar 55 persen permasalahan penyakit anak adalah penyakit menular. Penyakit tersebut antara yang lain adalah diare, ISPA, dan penyakit kulit. Ketika persoalan penyakit tersebut yg perlu ditingkatkan adalah bagaimana memperbaiki lingkungan, sanitasi, udara.