Foxconn Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan

Posted on

Beijing – Lembaga independen yg mengawasi soal ketenagakerjaan, The Chinese Labor Watch, memberi isyarat bahwa pabrik-pabrik Foxconn yg merakit perangkat iPhone, diduga melanggar hukum ketenagakerjaan China.

Pihak Apple selaku produsen iPhone, sudah melakukan penyelidikan sendiri, dan mengakui bahwa ada dua dari dugaan itu benar, demikian lansir GSM Arena.

Masalah terbesar yg dinyatakan dalam laporan itu adalah 50 persen tenaga kerja Foxconn terdiri dari tenaga kerja sementara, sementara hukum ketenagakerjaan China cuma memperbolehkan maksimal 10 persen.