Cerita Pengantin Dan Tamu Jatuh Ke Kali Saat Hajatan Di Permukiman Padat

Posted on

Rian menyebutkan, total ada 150 keluarga yg mendiami RT 05 RW 11 Kelurahan Kapuk.

Lurah Kapuk Agung Edi Santoso mengatakan, kebanyakan warga memakai saluran air sebagai tempat menggelar hajatan supaya lebih leluasa ketika mengundang tamu-tamu karena umumnya rumah di sana tak terlalu luas.

Namun, ketimbang membangun panggung di atas kali, pihak kelurahan menawarkan solusi yang lain terhadap kebutuhan masyarakat tersebut.

“Ya kalau memang kurang lahan (untuk hajatan), dapat pakai halaman kelurahan kalau enggak ganggu jam kerja, kan ada halaman di belakang kelurahan,” kata Agung.

Baca juga: Panik, 2 Terduga Pencuri Motor Menceburkan Diri ke Kali Ciliwung

Solusi itu dinilai Agung lebih baik, ketimbang membangun panggung di atas saluran air yg membutuhkan biaya lebih.

“Orang-orang yg bisa saja yg mampu bikin (panggung) itu, itu tendanya kan mewah itu dapat menutup kali gitu,” ujar Agung.

Dalam insiden pengantin dan tamu undangan yg terperosok ke kali, dipastikan tidak ada yg terluka. Namun, mereka terpaksa berganti pakaian karena basah ketika tercebur ke kali.

Sumber:

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/02/12/16022981/cerita-pengantin-dan-tamu-jatuh-ke-kali-saat-hajatan-di-permukiman-padat