Cerita Mereka Yang Terbantu Program OK OCE

Posted on

Baca juga : Fasilitator Ini Bantah Pelatihan OK OCE Disebut Hanya Cuap-cuap

“Sangat bermanfaat, kalau aku tak ikut OK OCE mungkin aku cuma jadi ibu rumah tangga yg duduk santai tanpa pemasukan,” ujar Esti.

Ada juga Dahlia Alwi yg mengikuti program OK OCE sejak awal, ketika Anies-Sandi masih kampanye pada Pilkada DKI 2017.

Dahlia yg yaitu guru taman kanak-kanak ini bergabung dengan Jaringan Wirausaha OK OCE (JWO) dengan tujuan memajukan usaha yg dirintisnya yakni salad buah sejak beberapa tahun lalu.

“Buka usaha telah sekitar 2 tahun lalu, selalu ikut OK OCE saat Anies-Sandi masih kampanye,” ucap Dahlia.

Di Jaringan Wirausaha OK OCE yg diikutinya, Dahlia mendapatkan ilmu pengembangan usaha dan mendapatkan jaringan pertemanan sesama pengusaha dan orang yg baru memulai usaha buat saling tukar pengalaman.

Baca juga : Belum Ada Bank yg Kerja Sama dengan OK OCE bagi Beri Pinjaman Modal

Dwi Firmansyah pemilik De Fathir PastiesDoc. Dwi Firmansyah Dwi Firmansyah pemilik De Fathir Pasties

Berkat jaringan yg dimilikinya, dengan modal awal sebesar Rp 250.000, kini Dahlia telah dapat meraup keuntungan yg cukup besar. Setiap bulan, omset Dahlia telah mencapai Rp 50 sampai Rp 60 juta.

“Sekarang milik 30 reseller, karyawan 5, omset sebulan 50 sampai 60 juta,” kata Dahlia.

Selain Esti dan Dahlia, ada juga Dwi Firmansyah yg membuka usaha kue basahnya sejak 2011. Menurut Dwi, sejak bergabung dengan OK OCE omsetnya meningkat sebanyak 10 sampai 25 persen.

“Dari sisi jualan aku mendapatkan jaringan lebih banyak, otomatis teman aku banyak dan omset meningkat, rupiahnya enggak dapat aku sebutkan, yg pasti peningkatannya 10 sampai 25 persen,” kata Dwi.

Baca juga : Pembiayaan Perbankan buat Program OK OCE Belum Tersedia

Meski demikian, Dwi mengaku belum memiliki niat bagi mencari pinjaman dari perbankan bagi meningkatkan modal usahanya yg dijalaninya di Jalan Pahlawan, Jakarta Barat dengan nama De Fathir Pasties.

“Belum niat ke bank, dari segi agama kan bunga riba, aku menghindari itu,” ucap Dwi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber:

http://megapolitan.kompas.com/read/2018/01/13/06465861/cerita-mereka-yang-terbantu-program-ok-oce

Incoming search terms: