Berita Terpopuler: Keterangan Ayah Debora Dan Polwan Jebak Perampok

Posted on

category

JAKARTA, – Berita lanjutan tentang bayi Debora yg meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres dan peristiwa pembunuhan pasangan pengusaha garmen yg jenazahanya ditemukan dibungkus bedcover di sebuah sungai di Purbalingga menjadi beberapa berita terpopuler di rubrik Megapolitan dalam 24 jam terakhir.

Berita yang lain yg juga masuk daftar terpopuler adalah tentang pencuri yg tewas setelah berduel dengan pemilik rumah yg disasarnya di Jakarta Timur, serta tentang polisi wanita atau polwan yg mengendarai sepeda motor sendirian buat menjebak perampok di jalan.

1. Kadis Kesehatan DKI Dapat Keterangan Berbeda dari Orangtua Debora

Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) DKI Jakarta Koesmedi Priharto bertemu orangtua Tiara Debora di Benda, Kota Tangerang, Selasa (12/9/2017) siang kemarin. Dalam meeting itu, Koesmedi mendapat informasi yg berbeda dari ayah Debora, Rudianto Simanjorang, dengan versi manajemen RS Mitra Keluarga Kalideres terkait meninggalnya Debora pada 3 September 2017.

“Salah sesuatu faktanya adalah tentang kepesertaan di BPJS. Kemarin mereka (RS) menyatakan awalnya tak tahu (Debora peserta BPJS),” tambah dia.

Pihak RS Mitra Keluarga sebelumnya mengatakan, mereka baru mengetahui Rudi dan istrinya, Henny Silalahi, peserta BPJS Kesehatan setelah menangani Debora.  Mmenurut Rudi, mereka telah sejak awal memberi tahu bahwa mereka peserta BPJS dan minta Debora langsung ditangani buat masuk ke pediatric intensive care unit (PICU) sesuai rekomendasi RS.

Versi lengkap berita itu silakan baca di: Temui Orangtua Debora, Kadis Kesehatan DKI Dapati Perbedaan Fakta

2. Jenazah Pengusaha Garmen Ditemukan Terbungkus Bedcover

Dua jenazah ditemukan terbungkus bedcover di Sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017) pagi.  Dua jenazah itu diketahui sebagai Husni Zarkasih (58) dan istrinya, Zakiah Husni (53) yang berasal Tanah Abang, Jakarta, yg diduga tewas dibunuh komplotan perampok. Mereka selama ini dikenal sebagai pengusaha garmen.

Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim, Selasa (12/9/2017)  mengatakan, korban awalnya membuka usahanya di Ciledug, Kota Tangerang.

“Dulu ada di Ciledug sekarang di Pekalongan karena tenaga kerjanya susah jadi pindah ke Pekalongan,” kata dia.

Saat polisi memeriksa rumah mereka di Jalan Pengairan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat., ditemukan bercak darah. Selain itu, polisi menemukan sejumlah barang berharga punya korban yg raib.