Begini Cara Kerja Para Pencari Fakta…

Posted on

JAKARTA, – Pada ketika debat pemilu berlangsung, grafis menarik tentang perbandingan pernyataan para calon presiden dan wakil presiden dengan fakta di lapangan kadang bertebaran di media sosial. Nyatanya, grafis tersebut bukan hasil kerja sesuatu orang saja.

Ada serangkaian proses yg harus dilewati sebelum fakta-fakta tersebut disajikan kepada publik.

Salah sesuatu media yg tidak jarang menyajikan grafis hasil cek fakta adalah Tirto.id. Kepala Tim Riset Tirto.id, Frendy Kurniawan menceritakan serangkaian proses yg dijalani sebelum fakta itu disebar di media sosial.

Baca juga: Kini Capres dan Cawapres Tak Bisa Sembarangan Mengumbar Data…

Dalam debat Pilpres, tim Tirto.id biasanya menyiapkan database sesuai dengan tema debatnya.

“Kan kami milik tema besarnya dan dua poin yg telah spesifik berkaitan dengan debat itu sendiri. Biasanya database telah kami siapkan karena tim Tirto sendiri kan memang milik tim riset,” ujar Frendy saat dihubungi, Selasa (12/2/2019).

Dengan begitu pada ketika debat berlangsung, tim pencari fakta di Tirto.id tinggal menguji kebenaran klaim para kandidat di database mereka. Setelah tim riset selesai menguji data, biasanya mulai diperiksa kembali oleh editor.

Baca juga: 7 Cek Fakta Pernyataan Jokowi dan Prabowo dalam Debat Pertama Pilpres

Kemudian diserahkan ke tim grafis yg biasanya telah memiliki konsep desain grafis cek fakta mereka. Terakhir, giliran tim media sosial yg mengunggahnya ke akun-akun resmi Tirto.id.

“Jadi kalau¬† fact check¬†sendiri ketika debat kalian hampir mengerahkan segala news room redaksi kita. Bukan cuma sesuatu tim atau divisi, tetapi juga melibatkan lintas departemen bahkan sampai ke level IT,” kata Frendy.

Terkait data apa saja yg diuji, Frendy menyampaikan biasanya tim mulai menentukan berdasarkan skala prioritas.

Terkadang, data atau klaim kandidat yg terlalu sederhana mulai dijadikan prioritas terakhir.

Pemimpin Redaksi Wisnu Nugroho memberikan sambutan ketika perayaan HUT di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta, Jumat (14/9/2018). Berbagai acara dan kegiatan meramaikan acara HUT yg ke 23 yg jatuh pada tanggal 14 September./ANDREAS LUKAS ALTOBELI Pemimpin Redaksi Wisnu Nugroho memberikan sambutan ketika perayaan HUT di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta, Jumat (14/9/2018). Berbagai acara dan kegiatan meramaikan acara HUT yg ke 23 yg jatuh pada tanggal 14 September.

Baca juga: 6 Fakta Kasus Ketum PA 212 Jadi Tersangka, Sudah Diingatkan Bawaslu dan Polisi hingga Ditangani Polda Jateng

Kolaborasi media

Aktivitas cek fakta pada dasarnya tak cuma dikerjakan saat debat.

Pemimpin redaksi , Wisnu Nugroho menyampaikan banjir keterangan di era digital membuat hoaks tumbuh subur di mana-mana.

Media memiliki peranan buat memeriksa kebenaran rumor yg beredar.