Aturan Berkendara Untuk Penyandang Disabilitas

Posted on

JAKARTA, – Semua orang berhak buat berkendara dan memanfaatkan fasilitas transportasi yg ada, termasuk para penyandang disabilitas. Hak itu pun tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Aturan itu, tepatnya pada pasal 242 disebutkan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, serta perusahaan angkutan umum wajib memberikan perlakuan khusus dibidang dahulu lintas dan angkutan jalan kepada penyandang cacat, manusia usia lanjut, anak-anak, wanita hamil, dan orang sakit.

Perlakuan khusus ini meliputi aksesibilitas, prioritas pelayanan, serta fasilitas pelayanan yg disediakan.

Sementara itu, dalam pasal 244 dicantumkan sanksi untuk angkutan umum yg tak mengikuti aturan tersebut, yakni: