6 Alasan Tidak Mendaki Gunung Ketika Musim Hujan

Posted on

– Saat ini pendakian gunung memang tengah menjadi tren, terutama di kalangan anak muda. Hampir setiap akhir pekan, basecamp pendakian terus dipadati oleh banyak orang.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa ada saat-saat tertentu di mana kegiatan pendakian sebaiknya tak dikerjakan terlebih dahulu. Salah satunya saat puncak musim hujan yg diprediksi berlangsung sekitar Januari sampai April.

Beberapa pengelola pendakian di dua gunung juga menutup aktivitas pendakian saat musim hujan tiba. Selain demi keselamatan pendaki, penutupan juga dikerjakan buat pemulihan ekosistem.

Baca juga: Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 10 Januari 2019

Memang mulai lebih baik seandainya tak melakukan pendakian terlebih dulu saat musim hujan tiba. Berikut ini adalah 5 alasannya:

1. Jalur Pendakian Semakin Sulit

Musim hujan identik dengan cuaca buruk. Hujan yg turun mulai membuat jalur pendakian menjadi licin sehingga rawan membuat tergelincir. Lebih parahnya lagi seandainya hujan lebat turun, maka jalur pendakian seolah berubah menjadi sungai.

Tentu melintasi jalan setapak seperti itu tidak cuma semakin menyusahkan, tapi juga membahayakan. Tidak jarang kecelakaan fatal terjadi akibat terpeleset saat melangkah di jalur yg licin karena hujan.

2. Risiko Tersambar Petir Semakin Tinggi

Hujan tak cuma identik dengan air saja. Ketika mulai turun hujan lebat atau badai, kemungkinan besar petir mulai turut menyertainya. Kemungkinan terjadinya badai dan petir pun jauh lebih tinggi di musim hujan.

Berada di ketinggian saat badai tentu membahayakan karena rawan sambaran petir, terlebih seandainya lereng gunung tak ada pohon tinggi. Tempat yg luas dan datar juga menjadi lokasi rawan sambaran petir.

Baca juga: Gunung Gandul Wonogiri yg Cocok Didaki Ketika Musim Hujan

Akhirnya dapat disimpulkan bahwa gunung yaitu tempat yg berbahaya saat badai disertai petir melanda. Tersambar petir pun begitu fatal karena mampu menyebabkan kematian.

3. Beban Bawaan yg Semakin Berat

Mendaki di musim hujan tentu membutuhkan bawaan yg lebih banyak dibanding saat musim kemarau. Salah sesuatu contoh bertambahnya barang bawaan adalah baju ganti yg lebih banyak dibawa seandainya pakaian basah karena hujan.