Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Finance Highlights

Informasi Nasional Akurat Terpercaya

YouTube Hapus Video Perekrut Teroris

/
/
/
44 Views

Anwar al-Awlaki telah tewas dirudal oleh drone Amerika Serikat sejak enam tahun lalu, namun video-video propagandanya tetap marak beredar di YouTube, dan menjadi sumber inspirasi teroris.

Belakangan, setelah didesak oleh berbagai pihak, situs video sharing tersebut akhirnya akan menghapus video propaganda Awlaki yg kadang dipakai bagi merekrut anggota baru teroris.

Dirangkum Tekno dari New York Times, Selasa (14/11/2017), sebanyak 70.000 video terkait Awlaki yg beredar di YouTube, cuma sebanyak 18.600 video yg tersisa. Itu pun sebagian besar yaitu laporan berita mengenai kisah kehidupan dan tewasnya Awlaki, serta dua diskusi tentang tokoh itu.

YouTube memakai teknologi “ digital fingerprinting” bagi mengendus dan menandai video-video tantang Awlaki. Tim reviewer YouTube lantas memeriksa dan menghapus video terkait, apabila dirasa perlu.

Perubahan kebijakan YouTube mengenai video terorisme ini dibuat setelah perusahaan-perusahaan media sosial -termasuk Facebook, Twitter, dan Google selaku pemilik YouTube- dihujani kritik lantaran ramai dimanfaatkan para teroris sebagai medium propaganda mereka.

Para pengelola media sosial ini sebelumnya berargumen bahwa layanan mereka yaitu platform netral yg tak bertanggung jawab atas konten yg diunggah pengguna.

Baca juga : Mengapa Teroris Suka Pakai Media Sosial?

Namun, media-media sosial terkesan tebang pilih dengan cuma memblokir konten yg berbahaya bagi bisnis mereka, seperti konten yg mengandung pelanggaran hak cipta, kekerasan, dan pornografi, sementara konten propaganda terorisme kurang diperhatikan.

Tentang Awlaki

Awlaki sendiri yaitu sosok penceramah berbahasa Inggris yang berasal Amerika Serikat yg dikenal memiliki afiliasi dengan Al-Qaeda.

Dia disinyalir berperan besar dalam menginspirasi teroris-teroris domestik yg beraksi di Negeri Paman Sam dalam dua tahun terakhir, termasuk pelaku penembakan Fort Hood dan San Bernardino, serta pengebom Boston Marathon.

Presiden Barrack Obama lantas memasukkan nama Awlaki dalam daftar teroris buruan. Awlaki terbunuh di Yaman pada September 2011 dalam sebuah serangan drone Amerika Serikat.

Kematian Awlaki membuatnya jadi martir di hadapan para penggemar. Mereka inilah yg banyak mengunggah video propaganda Awlaki ke YouTube.

Sebagian video Awlaki sebenarnya cuma berupa ceramah yg tak melanggar ketentuan YouTube. Tapi, setelah kematiannya, para penggemar Alwaki banyak melabeli video-video ini sebagai “karya martir yg dibunuh Amerika.”

YouTube pun belakangan menetapkan bagi memperlakukan video Awlaki seperti materi terorisme, yakni dengan memblokir hampir sepenuhnya.

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2017/11/14/08053257/youtube-hapus-video-perekrut-teroris

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

It is main inner container footer text