Oh Snap!

Please turnoff your ad blocking mode for viewing your site content

Finance Highlights

Informasi Nasional Akurat Terpercaya

Hakim Anggap Miryam Terbukti Terima Uang Korupsi E-KTP

/
/
/
21 Views

JAKARTA, – Majelis hakim pada Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis mantan anggota DPR  Miryam S Haryani terbukti menerima uang dalam perkara korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Hakim menganggap pengakuan Miryam yg dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) adalah informasi yg sesungguhnya.

Hal itu dikatakan hakim dalam sidang pembacaan vonis terhadap Miryam di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (13/11/2017).

“Bantahan terdakwa tak milik alasan hukum,” kata hakim Anwar.

Menurut hakim, informasi Miryam yg membantah menerima uang berbanding terbalik dengan apa yg dikatakan saksi-saksi lainnya.

(Baca juga : Miryam S Haryani Divonis 5 Tahun Penjara)

 

Misalnya, beberapa terdakwa dalam masalah korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto.

Kemudian, bertentangan dengan kesaksian mantan staf di Ditjen Dukcapil Kemendagri Yosep Sumartono dan bertentangan dengan saksi Vidi Gunawan.

Menurut hakim, keempat saksi tersebut membenarkan bahwa Miryam empat kali menerima uang. Masing-masing 500.000 dollar AS, 100.000 dollar AS dan Rp 5 miliar.

“Uang diantar oleh Sugiharto ke rumah terdakwa. Uang Rp 1 miliar diserahkan Yosep pada asisten terdakwa,” kata Anwar.

Hakim menilai Miryam sudah dengan sengaja tak memberikan informasi dan memberikan informasi yg tak benar ketika bersaksi dalam sidang perkara korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Miryam dianggap dengan sengaja mencabut seluruh informasi yg pernah ia berikan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Padahal, dalam empat BAP, Miryam mengaku menerima uang korupsi dan membagikannya kepada sejumlah anggota DPR.

Hakim menilai, pengakuan Miryam yg menyebut dirinya memberikan informasi di bawah tekanan penyidik, adalah informasi yg tak benar.

Dengan demikian, segala informasi yg pernah Miryam utarakan kepada penyidik KPK mampu dinilai sebagai satu yg benar dan sesuai fakta.

Miryam divonis 5 tahun penjara. Politisi Partai Hanura itu juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. 

TV Terdakwa pemberian informasi tak benar di pengadilan Miryam S Haryani mengakui diperiksa penyidik KPK sebagai saksi bagi Setya Novanto.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-974648810682144181-4112’); });

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2017/11/13/12271701/hakim-anggap-miryam-terbukti-terima-uang-korupsi-e-ktp

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Linkedin
  • Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

It is main inner container footer text