Eksploitasi WhatsApp Beberkan Pola Tidur Dan Teman Chat

75 views

- WhatsApp memiliki kelemahan yg dapat dieksploitasi bagi memata-matai pola tidur seseorang, akan dari jam tidur, jam bangun, hingga lamanya waktu tidur. Kelemahan ini muncul dari fitur “last seen” pada WhatsApp.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna tahu kapan seseorang terakhir kali membuka WhatsApp. Di era chatting seperti sekarang, di mana masyarakat modern tidak mampu lepas dari smartphone dan obrolan maya, last seen mampu dibilang memperlihatkan kapan pengguna tidur.

Pengguna memang mampu menyetel siapa saja yg boleh melihat last seen-nya, akan dari seluruh orang (everyone), kontak (only your contacts), atau tidak sesuatu pun (no one).

Meski begitu, seberapa banyak pengguna yg mengatur agar last seen tidak mampu dilihat siapa pun? Tampaknya tak banyak.
 
Yang berbahaya, orang yang lain yg bahkan tidak memiliki keterampilan teknis tingkat tinggi bisa mengumpulkan data last seen seseorang di WhatsApp, menganalisis, dan mengetahui seperti apa pola tidurnya.

Baca: Cara Ganti Huruf di WhatsApp Jadi Tebal dan Miring

Setidaknya begitu menurut seorang software engineer bernama Rob Heaton. Sebelumnya, Rob Heaton juga pernah mengumbar celah keamanan pada Facebook dan Tinder.

WhatsAppWhatsApp WhatsApp

Langkah eksploitasi WhatsApp didemonstrasikan Rob Heaton dengan akses web melalui peramban Chrome bagi desktop. Rob Heaton membuat ekstensi Chrome buat mengamati dan merekam aktivitas online seluruh kontak WhatsApp-nya.

Dari situ muncul data-data yg tersusun rapi dan dapat dianalisis terkait pola tidur. Hal yg lebih mengerikan, eksploitasi ini dapat memamerkan siapa saja kontak WhatsApp yg saling berhubungan, sebagaimana dilaporkan TheNextWeb dan dihimpun Tekno, Rabu (11/10/2017).

Caranya tinggal mencocokkan pola aktivitas online kontak A dan kontak B di WhatsApp. Jika polanya benar-benar sama dan mereka diketahui saling kenal, kemungkinan besar mereka chatting dengan intens di WhatsApp.

Menurut Rob Heaton, eksploitasi ini gampang dikembangkan bagi skala lebih besar. Dengan begitu, oknum tertentu dapat menjual data analisis dari eksploitasi WhatsApp ke para pengiklan atau perusahaan pihak ketiga.

Misalnya saja perusahaan obat tidur yg menyasar orang-orang dengan pola tidur buruk. Data analisis dari eksploitasi WhatsApp tentu sangat berfungsi. Hingga kini anak usaha Facebook tersebut belum berkomentar.

Baca: WhatsApp Mulai Cari Uang, Begini Caranya

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-974648810682144181-4112'); });

Sumber:

http://tekno.kompas.com/read/2017/10/11/09261097/eksploitasi-whatsapp-beberkan-pola-tidur-dan-teman-chat

Tags: #Teknologi

Leave a reply "Eksploitasi WhatsApp Beberkan Pola Tidur Dan Teman Chat"

Author: 
    author