Mengenal Diet Keto Yang Sedang Tren

53 views

category

Jakarta (ANTARA News) - Tren diet tiba silih berganti, kali ini sedang populer istilah diet ketogenik atau diet keto yg mengurangi asupan karbohidrat, tetapi menggantinya dengan asupan lemak lebih banyak.
Asal muasal?
Spesialis gizi klinik Dr. Samuel Oetoro menyampaikan diet keto awalnya diterapkan buat penderita epilepsi. Karbohidrat dikurangi buat penderita epilepsi bagi mengurangi hantaran listrik di otak yg menyebabkan kejang-kejang.
Ketika karbohidrat dikurangi, hantaran listrik di otak menurun dan serangan kejang-kejang pun semakin jarang terjadi. 
Pembatasan karbohidrat ini akan dilirik jadi cara melangsingkan tubuh setelah kelihatan ada penurunan berat badan pada orang-orang yg melakukan diet keto.
Mengapa diet keto menurunkan berat badan?
Ada banyak faktor, salah satunya karena tubuh merasa kenyang lebih lama. 
Mengurangi kalori tanpa merasa kelaparan adalah salah sesuatu yg membuat orang tertarik mengikuti diet keto.
Asupan protein yg tinggi membuat keinginan makan turun, ini membuat orang-orang yg melakukan diet keto memang tak terlalu bernafsu makan.
Karena tak ada karbohidrat, air banyak dikeluarkan dari dalam tubuh. Ini yg membuat berat badan gampang turun ketika seseorang menerapkan diet keto.
Lemak yg tepat?
Berdasarkan rekomendasi, total lemak yg jadi asupan dalam diet keto harus terdiri dari 80 persen asam lemak tidak jenuh ganda, sisanya adalah lemak jenuh.
Asam lemah tidak jenuh terbagi dua, yakni asam lemak tidak jenuh tunggal (Monounsaturated Fatty Acid/ MUFA) dan asam lemak tidak jenuh ganda (Polyunsaturated Fatty Acid/ PUFA).
Contoh MUFA  adalah minyak zaitun, kacang tanah, kedelai, dagung unggas, kacang kenari, butter kacang tanah dan alpukat.
Sedangkan asam lemak tidak jenuh ganda alias PUFA dapat didapat dari ikan laut, minyak ikan dan minyak kedelai.
Sayangnya, apa yg diterapkan di Indonesia belum tentu tepat. Banyak di antara pelaku diet keto keliru memilih lemak, mereka justru lebih banyak menyantap daging-daging berlemak yg termasuk dalam lemak jenuh.
Durasi diet?
Berdasarkan penelitian, diet keto sebaiknya cuma dikerjakan selama tiga hingga enam bulan. Di bawah tiga bulan adalah waktu yg paling ideal. Terlalu lama berdiet keto justru mulai membuat asam urat dan kolesterol jahat semakin tinggi. 
Siapa yg boleh berdiet keto?
Orang obesitas yg sehat boleh melakukan diet keto. 
Sebaliknya, mereka yg milik berbagai penyakit seperti asam urat atau kolesterol tinggi tak direkomendasikan menerapkan diet karena cuma mulai membuat tingkat asam urat dan kolesterol jahat dalam tubuh semakin tinggi.
Namun, Samuel tak merekomendasikan diet keto diterapkan oleh para pekerja yg dituntut bagi terus berpikir. Sebab, butuh karbohidrat buat membuat sel-sel otak bekerja dengan baik.
"Tanpa karbohidrat, jadi susah mikir, lemot," tutup dia.

Editor: Monalisa

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Sumber:

http://www.antaranews.com/berita/652131/mengenal-diet-keto-yang-sedang-tren

title

Tags: #Travel

Leave a reply "Mengenal Diet Keto Yang Sedang Tren"

Author: 
    author